Bohlam dapat Hidup Karena Halogen

FISIKA - Halogen adalah unsur yang membentuk golongan 17 dalam tabel periodik. Unsur-unsur tersebut adalah nonlogam yang sangat reaktif meliputi flour, klor, bromin, dan yodium. Molekul-molekul unsur ini memiliki dua atom yang digabungkan oleh satu ikatan kovalen. Flour (F2) adalah gas berwarna kuning pucat; klorin (Cl2) adalah gas kuning kehijau-hijauan; bromin (Br) adalah cairan berwarna merah tua; yodium (I2) adalah padatan berwarna hitam lembayung; dan Astatin (At) adalah padatan metalik radioaktif yang hanya dapat dibuat dalam reaktor nuklir.

Semua halogen bersifat racun dan dapat merusak kulit manusia. Reaktivitas unsur-unsur halogen berkurang sesuai urutan F>Cl>Br>I. Flour bereaksi hebat dengan banyak zat, sementara yodium cenderung bereaksi dengan sangat lambat.

Halogen bergabung dengan logam membentuk garam ionik yang disebut halida. Contohnya adalah garam dapur (NaCl). Kebanyakan halida dapat larut dalam air seperti NaCl yang terlarut dalam air laut. Halida dari hidrogen adalah asam, contohnya asam klorida (HCl). Halogen juga bereaksi dengan beberapa unsur nonlogam seperti karbon dan belerang.

Ekstraksi dan Pengunaan Halogen
Flour dibuat dengan mengelektrolisis campuran cairan hidrogen flourida dan kalium flourida yang berbentuk cair pada suhu 100 C. Flour digunakan sebagai bahan baku beberapa flourokarbon seperti plastik PTFE. Flour juga dimanfaatkan untuk memurnikan bahan bakar nuklir. Flour juga dapat mencegah kerusakan gigi jika dicampur sejumlah kecil natrium flourida ke dalam air minum atau pasta gigi.

Klorin dibuat melalui elektrolisis cairan garam dapur. Klorin digunakan sebagai pensteril air minum dan juga sebagai bahan baku pemutih pakaian, plasik, dan lantai. Bromin dibuat dengan meraksikan klorin dengan magnesium bromida dari air laut. Demikian pula klorin bereaksi dengan garam iodium dari rumput laut. Dua halogen ini digunakan untuk memproduksi film foto,  obat-obatan, dan antiseptik. - Aloi

0 comments: